rupanya udin sedikit tergelitik dengan pernyataan dosen tersebut. Walaupun dia tipe mahasiswa bandel, udin pernah nyantri dibeberapa pesantren.
“maaf pak. Apa boleh saya bertanya?” ujarnya menatap sang dosen. Sambil berdiri udin bertanya kepada seluruh mahasiswa yang ada di kelasnya: “ apakah di ruangan ini ada yang melihat otak pak dosen kita?” ujarnya dengan lantang.
Tak ada jawaban sekalipun. “ apakah ada yang mendengar suara otak pak dosen?”. Lagi-lagi tak ada yang bersuara. “apakah ada yang menyentuh otak pak dosen?” tak ada seorangpun yang menjawab. Dengan sinis dan berani udin berkata: “jadi kesimpulannya bapak dosen kita tidak punya otak! Ujar udin dengan kritis.

1 komentar:
:))
Posting Komentar